Sabtu, 15 Oktober 2011

Charly Peringatkan ST12 Ijin Dulu Jika Membawakan Lagunya

JAKARTA - Charly resmi hengkang dari ST12. Dia memberi peringatan kepada ST12 agar ijin dulu jika akan membawakan lagu-lagu ciptaannya.

Rendy manajer dari Pangeran Cinta Manajemen menepis kabar yang menyatakan Charly dilarang membawakan lagu-lagu ST12. Pada kenyataannya justru sebaliknya.
“Semalam Charly bilang ke saya,’Apabila ST12 ingin bawakan lagu ciptaan saya setelah tidak sepanggung lagi, justru harus minta izin kepada saya’. Sama-sama sudah dewasalah, Charlie sudah terpuruk kemarin, masih harus ada pernyataan yang menyudutkan dirinya. Sebuah hal rumit untuk kedepannya nanti,” beber Rendy saat dihubungi via telepon.

Charly juga menyampaikan pernyataan untuk para penggemarnya melalui Rendy. Dirinya akan tetap terus berkarya walau sudah tidak lagi di ST12.

“Charly tidak akan meninggalkan pentas musik. Musik sudah bagian hidupnya. Untuk fans Charly, dia gak akan lari dunia musik, akan ada karya Charly lagi ke depannya,” tandasnya.

Usai Charly keluar dari ST12, tak lama disusul gitaris Pepeng yang menyatakan idem dengan Charly. Drummer Pepep saat ini belum memberikan pernyataan resmi posisi dirinya di ST12.
Selengkapnya...

Jumat, 14 Oktober 2011

Reaksi Charlie Soal Fans ST12 Mogok Makan

"Charlie menjamin kepada fans, ia akan tetap profesional walau sudah nggak di ST12 lagi,"VIVAnews - Charlie memutuskan hengkang dari grup band ST12. Keluarnya Charlie dari band tersebut membuat para fans setia ST12 melakukan aksi mogok makan. Charlie mengaku khawatir dengan aksi tersebut. Ia pun berjanji tak akan mengecewakan para penggemarnya.

Charlie berharap para fans dapat memahami keputusannya untuk keluar dari ST12. Rendy juga menambahkan meninggalkan ST12 bukanlah suatu keputusan mudah bagi Charlie. Ia telah memikirkan secara matang dan melalui proses yang panjang.

Mengenai lagu-lagu ciptaan Charlie yang pernah dipopulerkan ST12, Charlie menegaskan ia melarang mantan band-nya itu menyanyikan lagu-lagu miliknya.

"Dia semalam bilang, apabila ST12 ingin bawakan lagu ciptaannya, maka ST12 harus minta izin ke Charlie," ucapnya.

Pemilik nama Charlie Van Houten ini berharap personel ST12 yang masih ada bisa mengerti permintaannya tersebut. "Sama-sama sudah dewasalah. Charlie sudah terpuruk kemarin," tambah Rendy lagi.
Selengkapnya...

Tahun Baru 2012, Job Terakhir Charly di ST12

Keluarnya Charly dan Pepeng dari ST12 sepertinya merupakan pukulan yang berat bagi band beraliran Melayu asal kota Cirebon itu. Namun menurut Rendy, manajer Charly yang dihubungi via telepon, Kamis (13/10) menegaskan, bahwa Charly dan Pepeng akan tetap menuntaskan kontrak mereka di ST12.
"Itu sudah dipastikan oleh Charly dan Pepeng, bahwa mereka tetap menjalankan secara profesional job-job yang sudah ditanda tangani sampai bulan Desember. Jadi sepertinya 2012 udah gak ada, pokoknya nggak salah tahun baru itu yang terakhir. Ada banyak job off air, karena temen-temen EO daerah sudah hubungi saya, dan saya pastikan mereka tetap tampil profesional," cerita Rendy panjang lebar.
Sementara itu mengenai lagu ST12 yang sebagian besar diciptakan oleh Charly, Rendy mengaku tidak ada larangan bagi Charly untuk tidak boleh menampilkannya.
"Charly punya hak terhadap karya ciptanya karena udah diatur undang-undang, justru kebalikannya, setelah ST12 ditinggal Charly, ST12 harus minta ijin ke Charly buat bawain lagunya," papar Rendy
Selengkapnya...

Hengkang, Charly - Pepeng ST12 Buat Band Baru ?

Pasca hengkangnya Charly dan Pepeng dari ST12 tersiar kabar bahwa mereka berdua akan membentuk band baru. Lantas jika seperti itu, bagaimana dengan nasib Pepep yang ditinggal sendiri di band beraliran Melayu tersebut?
"Sangat berat ya, Charly dan Pepeng sudah keluar, mereka sudah yakin, bahkan kalo balik ke ST12 itu berat. Mereka berdua emang nyambung, kalo ada masalah selalu ngobrol. Makanya waktu Pepeng keluar langsung hubungi Charly. Tapi jangan dibilang ada kubu-kubuan. Banyak yang pengen mereka balik, karena perjuangan ST12 nembus dunia musik berat," papar Rendy, manajer Charly.
Rendy yang dihubungi via telepon, Kamis (13/10) menceritakan, bahwa ST12 yang dulu tidak diterima TV, sekarang bahkan menjadi inspirasi. Untuk labelnya, ST12 yang dulu di bawah naungan Trinity kini sudah keluar dan memiliki manajemen sendiri. Lantas apakah Charly dan Pepeng akan membuat band sendiri?
"Mereka berdua sekarang butuh waktu untuk menentukan itu, tapi memang ada wacana buat ngebentuk band baru. Karena kru ST12 itu udah kayak keluarga, kalo gini kan kasian. Kasian sama mereka, orang-orang terdekat, dan fans sendiri," tutup Rendy.
Selengkapnya...

Kamis, 13 Oktober 2011

Personel ST12 Bertahun-tahun Tak Bertegur Sapa

Jakarta - Perpecahan di tubuh band ST12 sepertinya memang sudah terjadi sejak lama. Bahkan ternyata sudah bertahun-tahun para personelnya tak saling bertegur sapa.
Karena hubungan yang tak harmonis itulah, gitaris Pepeng menganggap ST12 sudah garing dan tidak kondusif lagi. Mereka juga sudah jarang latihan bersama.

"Mereka ada masalah itu sudah tahunan, Pepeng pun sudah mengakui hubungan mereka sudah garing nggak tegur-teguran, band besar yang jarang latihan ya ST12. Datang, main terus pulang nggak ada obrol-obrol juga," tutur personal manager Charly, Rendy saat berbincang melalui ponselnya, Kamis (13/10/2011).

Hubungan Charly, Pepeng dan Pepep sebenarnya sempat membaik. Mereka pun sudah memulai komunikasi satu sama lain. Tapi sayang, Charly malah memutuskan untuk keluar dari band. Bahkan, hal tersebut diikuti oleh Pepeng.

"Beberapa bulan yang lalu mereka datang duduk bertiga waktu show di daerah Sumatera, itu kejadian aneh karena sudah sekian tahun nggak pernah ngobrol bareng, itu sudah ada tanda-tanda baik, tapi nggak tahu akhirnya ada masalah yang prinsip," ungkapnya.
Selengkapnya...

ST12 Terikat Kontrak, Harus Tampil Bertiga

Grup band ST12 dipastikan akan tetap tampil di acara ulang tahun MNC TV ke-20 pada 20 Oktober mendatang. Mereka terikat kontrak untuk tampil bertiga. Keraguan penampilan mereka pun sempat datang menyusul konflik dan bubarnya, grup band yang digawangi oleh Pepep, Pepeng dan Charly itu.
"Waktu awal kontak memang ST12 tetap dengan format dulu dengan mereka bertiga," ujar Ekin Gibrael selaku Production divisi head MNC TV saat jumpa pers ultah MNC TV ke-20 di Airman Planet Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/10/2011).
Banyak pihak juga mengharapkan agar ST12 tidak bubar dan kembali bersatu. Harapan itu yang menjadi keinginan banyak penggemar mereka.
"Sebenarnya kan baru pengumuman itu belum secara resmi. Kita sih berharap tanggal 20 Oktober para fans yang setia tetep tampil dan berdoa saja biar nggak bubar dan bisa tampil semua," ujar Ekin yang mengaku telah melakukan kontak dengan ST12 semenjak muncul kabar mereka akan bubar.
Seperti diketahui belakangan ini grup band ST12 dihebohkan dengan mundurnya Charly serta Pepeng dan Pepep. Mereka mengaku tidak lagi satu visi dan di ujung perpecahan.
Selengkapnya...

ST12 Tetap Manggung di Ultah MNC TV

Kabar baik bagi para penggemar ST12 yang merasa kehilangan dengan rencana bubarnya grup band pelantun lagu pop melayu itu. Pasalnya, mereka akan tetap tampil lengkap pada 20 Oktober di ulang tahun MNC TV yang ke-20.
"Mereka tetap akan tampil kok di tanggal 20 Oktober, Charly akan tampil dengan format yang kemarin. Konsepnya memang tribut untuk ST12 dan Ungu. Mereka akan menyanyikan 5-8 lagu, pengisi acara yang lain juga tampil bersama mereka, medley 20 lagu, terus-terusan," ujar Ekin Gibrael selaku Production divisi head MNC TV saat jumpa pers ultah MNC TV ke-20 di Airman Planet Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/10/2011).
Seperti diketahui belakangan ini grup band ST12 dihebohkan dengan mundurnya Charly serta Pepeng dan Pepep. Mereka mengaku tidak lagi satu visi dan di ujung perpecahan.
Pihak MNC masih yakin bahwa mereka masih akan memenuhi kontrak yang disepakati untuk tampil sebagai ST12. Tapi tidak ada juga kesepakatan denda, jika mereka ternyata nantinya tidak tampil.
"Kalau di situ (denda) nggak seperti itu, nggak ada denda, ST12 itu respek sama kami, kami pun juga gitu, nggak ada pembicaraan format kayak gitu (denda). Mereka nantinya juga akan latihan dulu sebelum manggung. Lihat saja nanti," ungkapnya.
Selengkapnya...

Meski Bubar, ST12 Wajib Tampil di HUT 20 MNC TV

INILAH.COM, Jakarta - ST12 bakal kembali menghibur saat perayaan ulang tahun MNC TV ke 20 pada tanggal 20 Oktober 2011. Bubar, namun ST 12 wajib tampil karena sudah tanda tangan kontrak.

"Waktu awal kontak memang ST 12 tetap dengan format dulu, jadi ya harus tampil," ujar Production Division Head MNC TV, Ekin Gibrael di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (12/10).
Ekin pun berharap, penampilan ST 12 dengan formasi asli, sehingga mampu menghibur penggemar. "Sebenarnya baru mengumumkan belum resmi. Kita berharap tanggal 20 para fans yang setia tetap tampil dan berdoa saja biar nggak bubar serta bisa tampil semua," paparnya.

Ekin menambahkan dalam acara tersebut rencananya Charlie Cs bakal berkolaborasi dengan Ungu. "Charlie akan tampil dengan format yang kemarin. Konsepnya tribute untuk ST12 dan Ungu, ada 5 hingga 8 lagu, medley 20 lagu mereka secara terus-terusan," paparnya.
Selengkapnya...

Fans Mogok Makan dan Sekolah Pasca Keluarnya Charly dari ST12

Mundurnya Charly dari grup band ST12 tak urung membuat para ST setia (panggilan untuk fans ST12) merasa kecewa dan bersedih. Sebagian dari mereka menggelar berbagai aksi.

"Banyak sekali ST Setia yang melakukan aksi sebagai bentuk simpati," kata manajer ST12, Rendy, Rabu, 12 Oktober. "Aksi di daerah lebih parah, sampai nggak mau sekolah, ada juga yang sampai mogok makan. Mereka pun melaporkan aksi itu ke koordinator. Kebanyakan dari mereka (fans) merasa syok, tidak bisa menerima keputusan Charly keluar. Mereka juga banyak yang menangis sepanjang hari."
Diungkapkan Rendy, aksi simpati ini sebagai bentuk kesedihan mereka atas keretakan grup band yang dibentuk 2004 lalu itu. Rendy menegaskan tak ada siapapun yang mengkoordinir aksi mogok tersebut.

"Kami kaget banget mendengar kabar ini. Nggak ada yang koordinir karena tempatnya di berbagai daerah," kata Rendy. "Manajemen sekarang sedang bertindak mencari jalan keluar. Karakter fans Charly fanatik sekali. Ini jadi suasana duka untuk ST Setia."

Tak hanya penggemar, rekan seprofesi seperti Vidi Aldiano dan Pasha menyayangkan keputusan mundurnya Charly. Mereka berharap agar setelah ini ST12 tidak sampai bubar.

"Menurut aku, ST12 itu band yang punya nama besar dan fansnya banyak banget," kata Vidi. "Demi fans, kalau gue jadi mereka, gue enggak akan membubarkan diri. Jangan mengecewakan fans."

"Sebagai sahabat aku menyayangkan, kenapa mesti bubar, harusnya ada pembicaraan cukup matang," kata Pasha. "Meski begitu, aku tetap mendukung."
Selengkapnya...

Pepeng Ikuti Charly Keluar dari ST12

JAKARTA, KOMPAS.com — Grup musik ST12, yang lahir di Bandung pada 20 Januari 2005, terancam bubar. Setelah vokalisnya, Muhammad Charly van Houten, meninggalkan band itu, giliran Dedy Sudrajat alias Pepeng, gitarisnya, mengikuti jejak Charly.
Hal itu disampaikan oleh Rendy, manajer personal Charly. Sesudah Pepeng dan Charly keluar, personel ST12 hanya tinggal Ilham Febry atau Pepep, penabuh drumnya.
"Dia (Pepeng) bilang ke saya untuk resign (mengundurkan diri) dan keluar dari ST12. Dia ikuti jejak Charly," terang Rendy.
Ketika ditanya mengenai alasan Pepeng keluar dari ST12, Rendy tak membeberkannya. "Yang pasti, keputusan Pepeng sudah bulat," ujar Rendy.
Menurut Rendy, sebelum memutuskan untuk pergi dari ST12, Pepeng sudah berbicara dengan Charly pada Senin (10/10/2011) lalu di studio Charly di Bandung.
Setelah bertemu di Bandung, lanjut Rendy, Pepeng dan Charly berencana untuk bertemu lagi di sebuah tempat di Jakarta. Dalam pertemuan itu mereka akan membahas keputusan Pepeng tersebut dan sikap para penggemar ST12 yang memprotes sesudah Charly keluar.
Rendy mengatakan, dalam pertemuan itu Pepep tidak akan hadir. Semenjak Charly memutuskan keluar, Pepep dan Charly belum bertemu lagi. Terakhir mereka tampil bareng dalam konser di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (8/10/2011) lalu.
Selengkapnya...