Hadir Ilham Arief Sirajuddin yang juga Wali Kota Makassar dua periode dan istri Aliyah Mustika, Aziz dan istri Sabriati Aziz, Adik kandung Ilham Hendra Sirajuddin, penasihat spiritual IA Rahman Qayyum, Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak, anggota DPR RI Bahrun Daido, Anggota DPRD Sulsel Amru Saher, dan Anggota DPRD Sulsel Yusa Rasyid Ali. Hadir pula puluhan tokoh masyarakat Luwu Raya.
"Jangan pernah berubah, tetap nomor satu. Luar biasa Pak Ilham, karena beliau kami hadir di sini. Pak Ilham itu sama dengan band kami yang setia, setia satu tidak jauh dari Bapak Ilham. Ayo kita satu hati brother, Coblos nomor satu," kata Chaly dengan suara tinggi, sontak disambut pekik puluhan ribu simpatisan IA," coblos nomor satu,".
Menurut Charly, Ilham punya jiwa yang setia kepada masyarakat. Ilham dan Aziz, lanjut
Charly, pantas untuk masyarakat Sulsel.
"Putuskan yang lain, lalu pilh nomor satu. Ingat pilih nomor satu, kami punya slogan sama Pak Ilham setia satu hati, beliau orang setia. Pilih pemimpin seperti pak Ilham yang setia amanah, satu," Charly menambahkan lagi-lagi disambut berapi-api puluhan ribu simpatisan IA.
Usai orasi beberapa menit, Charly mengajak Ilham nyanyi bersama dengan beberapa lagu album ST12.
"Terima kasih dukungan saudara Charly bersama personelnya dari ST12 atau Setia Band, bersama simpatisan IA semua, jangan lupa nomor satu," kata Ilham dengan suara tinggi, disambut pekik," IA menang.
Selengkapnya...
Kamis, 10 Januari 2013
Charly Setia Band: Coblos Nomor Satu, Ilham Itu Setia
TRIBUNNEWS.COM, BELOPA - Charly Van Houten, mantan vokalis band papan atas ST12, mengajak warga Luwu tetap setia memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) di Pilgub Sulsel, Selasa 22 Januari 2013.
Charly yang kini ganti nama band, Setia Band (eks ST12) saat menghibur lebih 40 ribu simpatisan IA di kampanye akbar kedua IA, Lapangan Andi Jemma, Belopa, Luwu, Senin (7/1/2013).
Jumat, 04 Januari 2013
Nama Mirip Setia Band, SET14 Malah Terpuruk
Band yang berlairan pop Melayu, SET14 di awal kemunculannya sempat menjadi kontroversi karena mirip dengan Setia Band yang digawangi vokalis Charly dan gitaris Pepeng.
SET14 digawangi Aldo (basis), Andri (drum), Arie (gitar), Gigun (gitar) dan Bharli (Vokal) mengklaim nama mereka lebih dulu dibandingkan punya Charly. Begitu juga Charly dan Pepeng mengklaim sudah terlebih dahulu memiliki nama Setia.
Meskipun berbeda penulisan nama band, namun hal ini ternyata sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup SET14. Untung tak diraih, malah malang yang didapat.
Karena SET14 dicap sebagai band jiplakan, mereka mengatakan sering mendapat penolakan oleh penyelenggara acara karena dikira mereka adalah bandnya Charly. Demi menyambung hidup, dua personel SET14, Ari dan Bharli menjadi kuli bangunan di kampung halaman.
Selengkapnya...
Setelah Tahu Bukan Setia Band, SET14 Band Ditolak EO
JAKARTA- SET14 Band mengaku pernah ditolak penyelenggara acara karena dikira Setia Band.
Band yang kini sudah absen dari industri musik Indonesia ini mengungkapkan bahwa kemiripan nama dengan Setia ternyata menghambat perjalanan karir mereka. Salah satunya adalah kontrak manggung dibatalkan karena ternyata mereka bukanlah band milik Charly dan Pepeng.
"Pernah dapat tawaran manggung. EO banyak yang nelpon nyuruh datang jadi bintang tamu. Eh pas mereka tahu kami bukan SET14 yang mereka mau enggak jadi deh," ujar Aldo, bassis SET14 saat berbincang dengan Okezone, Kamis (3/1/2013).
SET14 pun merasa sangat kecewa apalagi kejadian ini sering sekali terulang. Bahkan dengan terang-terangan mereka ditolak secara langsung oleh penyelenggara acara.
"Ini mengecewakan banget sebenarnya, karena kita udah sempat diundang tapi karena ternyata salah paham jadinya dibatalkan. Dan itu beberapa kali, mereka pada bilang 'maaf kirain band yang itu ternyata salah sambung'," ungkap Aldo.
Selengkapnya...
Band yang kini sudah absen dari industri musik Indonesia ini mengungkapkan bahwa kemiripan nama dengan Setia ternyata menghambat perjalanan karir mereka. Salah satunya adalah kontrak manggung dibatalkan karena ternyata mereka bukanlah band milik Charly dan Pepeng.
"Pernah dapat tawaran manggung. EO banyak yang nelpon nyuruh datang jadi bintang tamu. Eh pas mereka tahu kami bukan SET14 yang mereka mau enggak jadi deh," ujar Aldo, bassis SET14 saat berbincang dengan Okezone, Kamis (3/1/2013).
SET14 pun merasa sangat kecewa apalagi kejadian ini sering sekali terulang. Bahkan dengan terang-terangan mereka ditolak secara langsung oleh penyelenggara acara.
"Ini mengecewakan banget sebenarnya, karena kita udah sempat diundang tapi karena ternyata salah paham jadinya dibatalkan. Dan itu beberapa kali, mereka pada bilang 'maaf kirain band yang itu ternyata salah sambung'," ungkap Aldo.
Rabu, 19 Desember 2012
Main Film Pertama, Charly Setia Band Nervous
WowKeren.com - Saat ini Charly Setia Band tengah sibuk film perdananya, "Jangan Menangis Sinar". Kendati beberapa kali akting dalam video klipnya, namun ketika syuting film pertamanya Charlie mengaku nervous.
"Nervous pastinya," ujarnya disela-sela syuting "Jangan Menangis Sinar" di Gunung Bunder, Bogor, Selasa (18/12). "Ya menegangkan, karena kan baru pertama main film."
Pelantun "Puspa" ini menambahkan, main film berbeda dengan main musik. "Kalau musik kan memang sudah bidang saya, jadi lebih enak. Kalau main film melelahkan tapi mengasyikkan," lanjutnya.
Charly mengaku terkesan dan banyak menemukan pengalaman baru. "Yang paling berkesan itu menunggu pengambilan gambar, makan bareng-bareng kru," imbuhnya.
Tidak ada kendala yang berarti. "Kendalanya paling cuaca. Aku coba nikmati kondisi seadanya," tambah Charly. "Sambil nunggu, biasanya main gitar dan bikin lagu."
Di film yang diproduseri Ki Kusumo, pria kelahiran 4 November 1981 ini berperan sebagai diri sendiri. Film tersebut diangkat dari kisah nyata seorang anak kecil bernama Sinar yang merawat ibunya yang lumpuh di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Selengkapnya...
"Nervous pastinya," ujarnya disela-sela syuting "Jangan Menangis Sinar" di Gunung Bunder, Bogor, Selasa (18/12). "Ya menegangkan, karena kan baru pertama main film."
Pelantun "Puspa" ini menambahkan, main film berbeda dengan main musik. "Kalau musik kan memang sudah bidang saya, jadi lebih enak. Kalau main film melelahkan tapi mengasyikkan," lanjutnya.
Charly mengaku terkesan dan banyak menemukan pengalaman baru. "Yang paling berkesan itu menunggu pengambilan gambar, makan bareng-bareng kru," imbuhnya.
Tidak ada kendala yang berarti. "Kendalanya paling cuaca. Aku coba nikmati kondisi seadanya," tambah Charly. "Sambil nunggu, biasanya main gitar dan bikin lagu."
Di film yang diproduseri Ki Kusumo, pria kelahiran 4 November 1981 ini berperan sebagai diri sendiri. Film tersebut diangkat dari kisah nyata seorang anak kecil bernama Sinar yang merawat ibunya yang lumpuh di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Rabu, 05 Desember 2012
Wow, Setia Band Ciptakan Lagu di Acara inBox
Liputan6.com, Jakarta : Setia Band membuktikan kreatifitasnya tak terhenti meski tengah berada di tempat ramai sekalipun.
Saat tengah menunggu giliran tampil di HUT ke 5 Inbox di Lapangan Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Senin (3/12/2012) malam, grup band berpersonil Charly, Pepeng dan Alsa ini justru asyik mencipta lagu.
"Kita baru aja selesai bikin lagu di acara Inbox," tutur Charly saat ditemui Showbiz Liputan6.com di lokasi acara.
Charly mengatakan, selalu mempergunakan waktunya untuk mencipta lagu dimana pun ia berada. "Pernah di bis pas lagi tur konser, yang lain pada tidur, Charly malah nyiptain lagu. Langsung dua lagu," tambah Pepeng.(ROM)
Selengkapnya...
Saat tengah menunggu giliran tampil di HUT ke 5 Inbox di Lapangan Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Senin (3/12/2012) malam, grup band berpersonil Charly, Pepeng dan Alsa ini justru asyik mencipta lagu.
"Kita baru aja selesai bikin lagu di acara Inbox," tutur Charly saat ditemui Showbiz Liputan6.com di lokasi acara.
Charly mengatakan, selalu mempergunakan waktunya untuk mencipta lagu dimana pun ia berada. "Pernah di bis pas lagi tur konser, yang lain pada tidur, Charly malah nyiptain lagu. Langsung dua lagu," tambah Pepeng.(ROM)
Charly Setia Band Merasa Paling Ganteng
Liputan6.com, Jakarta : Charly 'Setia Band' kini tengah sibuk mempersiapkan diri untuk penggarapan film perdananya berjudul 'Jangan Menangis Sinar' yang rencananya akan berlansung awal Januari 2013. Charly mengaku deg-degan.
"Deg-degan pastinya. Tapi insyaallah bisa dan syutingnya berjalan lancar. Saya pernah di teater. Selain itu, saat penggarapan video klip juga kan sering ada dramanya. Nanti di lokasi syuting akan banyak yang membantu," terang Charly, saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (5/12/12).
Film 'Jangan Menangis Sinar' diproduseri oleh Ki Kusumo. Sedangkan Charly sendiri akan membintangi film tersebut sekaligus mengisi soundtrack dan themesong.
"Di film ini saya merasa paling ganteng," canda Charlie. "Ada beberapa bintang terkenal, tapi saya nggak bisa bilang. Peran saya di sini menjadi Charly," sambung Charly.
Sebelum film ini dibuat, Charly sendiri sudah sempat membuat lagu tentang Sinar yang berjudul sama. Charly mengaku tersentuh dengan Sinar, bocah perempuan yang tetap semangat sekolah, meski harus merawat ibunya yang lumpuh.
"Film ini soal pendidikan. Dia tetap semangat sekolah meski harus bersusah payah mengurus ibunya seorang diri. Padahal sekolahnya sangat tidak layak, seperti kadang sapi," kata Charly.(ROM)
Selengkapnya...
"Deg-degan pastinya. Tapi insyaallah bisa dan syutingnya berjalan lancar. Saya pernah di teater. Selain itu, saat penggarapan video klip juga kan sering ada dramanya. Nanti di lokasi syuting akan banyak yang membantu," terang Charly, saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (5/12/12).
Film 'Jangan Menangis Sinar' diproduseri oleh Ki Kusumo. Sedangkan Charly sendiri akan membintangi film tersebut sekaligus mengisi soundtrack dan themesong.
"Di film ini saya merasa paling ganteng," canda Charlie. "Ada beberapa bintang terkenal, tapi saya nggak bisa bilang. Peran saya di sini menjadi Charly," sambung Charly.
Sebelum film ini dibuat, Charly sendiri sudah sempat membuat lagu tentang Sinar yang berjudul sama. Charly mengaku tersentuh dengan Sinar, bocah perempuan yang tetap semangat sekolah, meski harus merawat ibunya yang lumpuh.
"Film ini soal pendidikan. Dia tetap semangat sekolah meski harus bersusah payah mengurus ibunya seorang diri. Padahal sekolahnya sangat tidak layak, seperti kadang sapi," kata Charly.(ROM)
Selasa, 04 Desember 2012
Charlie eks ST12 dan Agung Hercules dukung Yance di Pilgub Jabar
MERDEKA.COM, Eks pentolan Band ST12 Charlie van Houten ikut meramaikan pelaksanaan pilgub Jawa Barat. Vokalis Band Setia itu menyatakan dukungan politiknya kepada pasangan dari Partai Golkar yakni Irianto MS Syaifuddin dan Tatang Farhanul Hakim.
Bersama Charlie, sejumlah artis ibukota lainnya seperti Agung Hercules dan Hello Band juga turut mendukung Yance-Tatang.
"Saya tidak mau mendukung yang kalah. Nama saya dipertaruhkan karena saya punya 'feeling' bahwa Yance akan menang. Maka saya memutuskan untuk mendukung Yance menjadi gubernur Jabar," kata Charlie di Bandung, Senin (3/12).
Bukti dukungan Charlie bagi pasangan 'Intan' tersebut ialah beberapa waktu lalu dirinya datang ke Pendopo Indramayu.
Dia menuturkan bentuk dukungan yang diberikan dirinya tidak berbeda dengan para artis yang mendukung Yance yakni menciptakan sebuah lagu.
"Membuat beberapa lagu tentang Yance, dan menyanyikannya secara langsung," Charlie.
Sementara itu calon gubernur Jabar 2013 Irianto MS Syafiuddin membenarkan bahwa Charlie pernah datang ke Pendopo Indramayu dalam rangka memberikan dukungan.
"Ya benar bahwa Charlie pernah datang ke Indramayu, dan menyatakan kalau dirinya mendukung saya menjadi Gubernur Jabar," kata Yance di DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang Kota Bandung.
Yance mengaku tidak heran kalau Charlie memberikan dukungan bagi dirinya karena secara historis keduanya sama-sama berasal dari daerah wilayah Pantura.
"Charlie kan asalnya dari Pantura, jadi mungkin itu salah satu alasan dia mendukung saya menjadi gubernur Jabar," katanya.
Lebih lanjut Yance mengatakan bahwa dirinya merasa senang karena dukungan kepadanya dari berbagai kalangan terus mengalir.
"Alhamdulillah, bentuk dukungan datang dari semua kalangan, dari mulai ulama, komunitas-komunitas, juga selebritis," katanya.
Selengkapnya...
Jumat, 02 November 2012
Ki Kusumo Bikin Film dari Lagunya Charly Setia Band
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Ki Kusumo membuat film dimana alur ceritaya diambil dari lagu yang ciptakan oleh Charly Setia Band. Mengambil genre drama, film ini berkisah tentang gadis cilik bernama Sinar.
Di usia 6 tahun, Sinar harus berjuang merawat ibunya yang lumpuh sendirian. Di sela-sela sekolahnya, ia harus mencuci dan memasak. Betapapun besar beban yang dipikulnya, namun Sinar iklhas dan tabah.
“Ini film kisah nyata, kisah perjuangan seorang gadis cilik yang berjuang sendirian merawat ibunya yang lumpuh, dengan keterbatasan tenaga yang tersisa, karena mereka berasal dari keluarga kurang mampu,” ungkap Ki Kusumo saat syukuran film “Jangan Menangis Sinar” di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, Kamis (1/11/2012).
Selain mengambil sisi cerita yang sama dengan kisah hidup Sinar, lokasi pengambilan gambar film bergenre drama ini pun rencananya dilakukan di tempat aslinya, yaitu di rumah Sinar yang berada tengah hutan belantara Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
“Karena ini kisah nyata, saya akan berusaha membuat cerita ini seperti aslinya, termasuk soal lokasi,” kata Ki Kusumo lagi.
Hasil keuntungan dari film produksi Putra Kusuma Pictures ini, menurut pria yang juga berprofesi sebagai paranormal ini sebagian akan disumbangkan kepada Sinar. “Film ini tak hanya mendidik dan mengajarkan pada kita untuk tetap tabah menghadapi getirnya hidup, namun ada sisi soasialnya. Sebagain hasil penjualan tiketnya akan saya sumbangkan buat Sinar,” paparnya.
Di film berjudul “Jangan Menangis Sinar” ini Ki Kusumo menggandeng Charly Setia Band. Tak hanya untuk mengisi soundtrack lagunya, namun juga untuk menjadi salah satu pemeran utamanya.
“Saya berterima kasih, selain saya, akhirnya masih ada orang yang peduli dengan Sinar. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari film tersebut ke depannya,” jelas Charly.
Selain miris dengan nasib Sinar, Charly prihatin dengan kondisi pendidikan anak-anak sekarang. “Banyak fasilitas pendidikan yang sangat tidak layak, termasuk yang diterima Sinar,” tutur Charly.
Charly berharap bakti seorang anak pada orangtuanya, bisa menjadi contoh positif masyarakat luas, termasuk bagi para orang tua.
Selengkapnya...
Di usia 6 tahun, Sinar harus berjuang merawat ibunya yang lumpuh sendirian. Di sela-sela sekolahnya, ia harus mencuci dan memasak. Betapapun besar beban yang dipikulnya, namun Sinar iklhas dan tabah.
“Ini film kisah nyata, kisah perjuangan seorang gadis cilik yang berjuang sendirian merawat ibunya yang lumpuh, dengan keterbatasan tenaga yang tersisa, karena mereka berasal dari keluarga kurang mampu,” ungkap Ki Kusumo saat syukuran film “Jangan Menangis Sinar” di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, Kamis (1/11/2012).
Selain mengambil sisi cerita yang sama dengan kisah hidup Sinar, lokasi pengambilan gambar film bergenre drama ini pun rencananya dilakukan di tempat aslinya, yaitu di rumah Sinar yang berada tengah hutan belantara Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
“Karena ini kisah nyata, saya akan berusaha membuat cerita ini seperti aslinya, termasuk soal lokasi,” kata Ki Kusumo lagi.
Hasil keuntungan dari film produksi Putra Kusuma Pictures ini, menurut pria yang juga berprofesi sebagai paranormal ini sebagian akan disumbangkan kepada Sinar. “Film ini tak hanya mendidik dan mengajarkan pada kita untuk tetap tabah menghadapi getirnya hidup, namun ada sisi soasialnya. Sebagain hasil penjualan tiketnya akan saya sumbangkan buat Sinar,” paparnya.
Di film berjudul “Jangan Menangis Sinar” ini Ki Kusumo menggandeng Charly Setia Band. Tak hanya untuk mengisi soundtrack lagunya, namun juga untuk menjadi salah satu pemeran utamanya.
“Saya berterima kasih, selain saya, akhirnya masih ada orang yang peduli dengan Sinar. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari film tersebut ke depannya,” jelas Charly.
Selain miris dengan nasib Sinar, Charly prihatin dengan kondisi pendidikan anak-anak sekarang. “Banyak fasilitas pendidikan yang sangat tidak layak, termasuk yang diterima Sinar,” tutur Charly.
Charly berharap bakti seorang anak pada orangtuanya, bisa menjadi contoh positif masyarakat luas, termasuk bagi para orang tua.
Selasa, 30 Oktober 2012
Charly "Setia Band" Sesalkan Upacara Bendera Hampir Punah
JAKARTA- Hari sumpah pemuda memiliki makna tersendiri bagi tiap orang, tak terkecuali dengan Charly “Setia Band”. Pemilik nama Charly Van Houten itu memaknai Sumpah pemuda sebagai kesempatan agar setiap pemuda bisa terus berkarya untuk Tanah Air.
"Maknanya adalah suatu support buat anak-anak muda bisa memberikan suatu motivasi yang baik, berkarya buat Indonesia. Berkarya itu salah satu. Berkarya itu sudah cukup," terang Charly saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Pria bernama lengkap Charly Van Houten itu juga menyesali bahwa sekarang ini sudah jarang ditemui upacara bendera di sekolah-sekolah. Menurutnya, upacara bendera merupakan salah satu kegiatan yang membangun.
"Upacara bendera sekarang itu sudah hampir punah. Aku berkunjung ke SD dan pingin aku pernah bikin upacara bendera. Enggak dalam rangka apa-apa, cuma aku pingin aja. Kayaknya indah banget gitu. Menyayangkan. Menurut aku itu hal-hal yang membangun," jelasnya.
Untuk kedepannya, mantan personel grup band ST12 itu berharap para generasi muda bisa terus melakukan sesuatu yang positif.
"Harapan kedepannya untuk generasi penerus, ya aku juga kan masih muda gitu, buatlah sesuatu yang positif untuk negeri kita, keluarga kita. Buat yang terbaik, buatlah itu yang positif," harapnya.
Selengkapnya...
"Maknanya adalah suatu support buat anak-anak muda bisa memberikan suatu motivasi yang baik, berkarya buat Indonesia. Berkarya itu salah satu. Berkarya itu sudah cukup," terang Charly saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Pria bernama lengkap Charly Van Houten itu juga menyesali bahwa sekarang ini sudah jarang ditemui upacara bendera di sekolah-sekolah. Menurutnya, upacara bendera merupakan salah satu kegiatan yang membangun.
"Upacara bendera sekarang itu sudah hampir punah. Aku berkunjung ke SD dan pingin aku pernah bikin upacara bendera. Enggak dalam rangka apa-apa, cuma aku pingin aja. Kayaknya indah banget gitu. Menyayangkan. Menurut aku itu hal-hal yang membangun," jelasnya.
Untuk kedepannya, mantan personel grup band ST12 itu berharap para generasi muda bisa terus melakukan sesuatu yang positif.
"Harapan kedepannya untuk generasi penerus, ya aku juga kan masih muda gitu, buatlah sesuatu yang positif untuk negeri kita, keluarga kita. Buat yang terbaik, buatlah itu yang positif," harapnya.
Charly "Setia Band" Siapkan Nama Untuk Calon Bayi
JAKARTA - Menyambut kelahiran anak keduanya, Charly "Setia Band" sudah mempersiapkan nama. Menurut hasil USG, bayi yang dikandung Regina berjenis kelamin perempuan. Untuk itu, Charlie berniat memberi nama Asmaranaca. Namun begitu, ia juga menyiapkan nama untuk anak laki-laki.
"Alhamdulillah Insya Allah perempuan. Insya Allah sudah (siapkan nama), rencananya sih namannya Asmaranaca. Asmara kan judul lagu, Naca, Regina Charly. Kalau lelaki, Manunggaling Kaula Gusti," kata Charly saat ditemui di Studio MNC, TMII, Jakarta Timur.
Sementara itu, sang istri dan juga anaknya tampak tetap setia mendampingi ia mengisi acara. Charlie sendiri tidak terlalu over protective dengan kehamilan istrinya yang menginjak usia enam bulan.
"Moment ini kan jarang juga, kalau pas dia (anak) libur yaudah. (Istri) Enggak apa-apa, sekarang sudah (hamil) 6 bulan," tandasnya.
Selengkapnya...
"Alhamdulillah Insya Allah perempuan. Insya Allah sudah (siapkan nama), rencananya sih namannya Asmaranaca. Asmara kan judul lagu, Naca, Regina Charly. Kalau lelaki, Manunggaling Kaula Gusti," kata Charly saat ditemui di Studio MNC, TMII, Jakarta Timur.
Sementara itu, sang istri dan juga anaknya tampak tetap setia mendampingi ia mengisi acara. Charlie sendiri tidak terlalu over protective dengan kehamilan istrinya yang menginjak usia enam bulan.
"Moment ini kan jarang juga, kalau pas dia (anak) libur yaudah. (Istri) Enggak apa-apa, sekarang sudah (hamil) 6 bulan," tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

